Kerap kali orang mengeluh leher terasa tegang atau menegang, dan terkadang sering juga dianggap sebagai tandanya nilai kolesterol yang meningkat.
Tapi terkadang juga lupa bahwa otot leher menegang kerap kali disebabkan oleh kondisi pada area leher tersebut sendiri.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penyebab otot leher menegang , bacalah artikel berikut.
Leher terbentuk dari rangkaian tulang yang disebut vertebrae. Tulang-tulang ini bertumpuk yang membentuk tulang belakang.
Tulang belakang menopang kepala Anda dan melindungi sumsusm tulang belakang, merupakan struktur utama yang menghubungkan jaringan saraf di seluruh tubuh Anda.
Jika ada rasa sakit yang dirasakan, jaringan saraf akan akan mengantarkan sensari rasa sakit ini ke otak.
Tujuh ruas tulang belakang teratas di tulang belakang inilah yang membentuk leher Anda, yang disebut dengan Vertebrae Cervical. Tulang-tulang ini dihubungkan oleh sendi facet. Sendi-sendi kecil ini terletak di antara vertebra yang bersama dengan otot leher Anda, sehingga memungkinkan Anda untuk menggerakkan kepala ke segala arah.
Di antara vertebra terdapat cakram kartilago. Cakram ini berfungsi sebagai peredam getaran dan memberikan fleksibilitas pada tulang belakang.
Selain merasakan otot leher menegang , keluhan umum lainnya juga dapat dirasakan, seperti :
1. Nyeri dan kekakuan
Jika Anda mengalami otot leher menegang yang muncul secara tiba-tiba, mungkin dalam semalam, disertai dengan kesulitan dalam mengangkat kedua lengan ke atas, segerakanlah untuk konsultasi lebih lanjut dengan dokter terdekat Anda.
2. Kebas atau Kesemutan
Saraf dapat terjepit ketika otot, tulang, atau jaringan di sekitarnya memberikan tekanan yang berlebihan, sehingga akan menyebabkan perasaan kebas dan kesemutan yang dapat dirasakan sepanjang lengan, terkadang hingga ke jari-jari.
3. Terdengar Bunyi Klik atau Gesekan
Anda mendengar bunyi atau merasakan klik atau gesekan saat menggerakkan kepala, kondisi ini disebut dengan krepitus.
Biasanya kondisi ini disebabkan oleh gelembung udara yang meletus, atau jaringan dan tulang yang bergerak satu sama lain di dalam sendi.
dan dapat disebabkan oleh gelembung udara yang meletus, atau jaringan dan tulang yang bergerak satu sama lain di dalam sendi. Sendi lain juga sering mengalami hal ini, tetapi bunyi dari leher biasanya terdengar lebih keras karena terjadi lebih dekat dengan telinga Anda. Anda juga mungkin menemukan bahwa bunyi ini lebih terasa pada malam hari. Meskipun ini adalah gejala umum dan terdengar mengkhawatirkan, hal ini tidak serius.
4. Merasa Pusing
Jika Anda merasa pusing saat menggerakkan kepala, hal ini mungkin saja disebabkan oleh terjepitnya pembuluh darah yang berjalan di sepanjang tulang belakang.
Kondisi ini terjadi akibat perubahan pada tulang belakang. Penekanan pada pembuluh darah terkadang dapat menyebabkan pusing hingga perubahan kesadaran, karena berkurangnya lairan darah ke otak.
Namun adanya perubahan kesadaran ini bisa juga dapat disebakan oleh kondisi lain, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.
5. Spasme Otot
Spasme otot adalah kekakuan mendadak pada otot atau kelompok otot di tubuh Anda.
Seringkali tidak diketahui penyebabnya dan dapat sangat tidak nyaman dan penyebabnya dapat tidak diketahui.
Ketikan spasme otot ini terjadi di leher, biasanya akan menyebabkan nyeri dan kekakuan pada satu sisi, sehingga untuk menggerakkan kepala.
Kondisi dapat berlangsung beberapa jam atau hari, meskipun dalam kasus yang jarang, dapat berlanjut hingga beberapa minggu.
Gejala Lainnya Otot Leher Menegang
Jika keluhan otot leher menegang ini dialami berkepanjangan dan juga kaku, terutama jika saat tidur Anda terganggu, maka Anda akan merasa lebih lelah dan mooddapat menjadi lebih berantakan.
Otot leher menegang merupakan sangat umum terjadi dan kebanyakan diri mengalami setidaknya sekali di dalam hidup ini.
Namun, hal berikut ini juga dapat menyebabkan otot leher menegang, seperti :
Nyeri dan kekakuan juga dapat disebabkan oleh ganggaun postur tubuh, seperti :
Banyak orang mengalami otot leher menegang tanpa alasan yang jelas. Misalnya otot leher menegang dapat terjadi akibat cedera ringan saat memutarkan leher, misalnya saat berkebun, kondisi ini disebut dengan nyeri leher non spesifik.
Merupakan jenis nyeri leher yang paling umum danbiasanya keluhan ini akan hilang dalam beberapa hari, asalkan Anda tetap bergerak secara perlahan dan beristirahat saat diperlukan.
Jika Anda merasakan otot leher menegang berlangsung lebih lama hingga beberapa hari, segerakanlah konsultasikan keluhan Anda ke dokter terdekat atau jika Anda juga mengalami hal berikut ini :
Sebagian besar keluhan otot leher menegang dapat didiagnosisdan diobati berdasarkan gejala Anda dan pemeriksaan sederhana, dan kemungkinan besar Anda tidak memerlukan tes khusus.
Pemeriksaan akan dipertimbangkan dilakukan jika sesuai dengan keadaan atau kondisi. Biasanya akan disarankan dilakukan pemeriksaan seperti Rontgen, CT-Scan, MRI, bahkan pemeriksaan darah untuk mencari tahu penyebab otot leher menegang.
Pengobatan otot leher menegang ini ini biasanya sederhana yaitu dengan istirahat selama 1-2 hari seringkali cukup untuk mengurangi kondisi otot leher menegang.
Namun, jika keluhan ini terus berkepanjangan segera konsultasikan keluhan ke dokter terdekat, agar Anda dapat disarankan hal yang tepat.
Berikut cara mengatasi otot leher menegang yang biasa disarankan :
Terapi TENS adalah terapi dengan bantuan mesin yang dibantu dengan elektroda yang ditempati pada area yang sakit dan di stimulasi dengan listrik bertegangan rendah .
Hantaran ini diperkirakan dapat menganggu penghantaran sinyal rasa sakit dari saraf ke otak.
Terapi injeksi pada kasus ini sangat jarang dilakukan, dipertimbangkan untuk dilakukan jika mengalami keluhan otot leher menegang yang disertai nyeri berkepanjangan.
Jenis suntikan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien, konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter terdekat Anda.
Terapi ini salah satu terapi non invasif untuk mengatasi keluhan nyeri leher kronis yang berasal dari sendi facet.
Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan arus listrik yang dihasilkan oleh gelombang radio. Terapi ini dilakukanbertujuan untuk menghambat hantaran syaraf nyeri ke otak.
Terapi ini dipertimbangkan untuk dilakukan jika terapi lainnya telah dilakukan tapi tidak membuahkan hasil yang signifikan.
Prosedur ini bertujuan sebagai solusi jangka panjang untuk nyeri persisten, karena terapi injeksi rutin tidak lagi dianjurkan.
Pemakaian alat bantu ini bertujuan untuk mengistirahatkan area yang sakit untuk sementara. Pemakaian jenis collar neck yang tepat sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter terdekat Anda.
Akupuntur adalah terapi yang menggunakan jarum yang ditusuk ke permukaan kulit, umumnya terapi ini tidak terlalu sakit.
Terapi ini jika dilakukan pada area yang tidak sakit tidak terlalu memberikan efek yang signifikan.
Cara Lainnya Mengatasi Otot Leher Menegang
Penanganan sederhana berikut juga dapat membantu mengurangi keluhan otot leher menegang yang menimbulkan keluhan nyeri, seperti :
Obat anti nyeri seperti parasetamol dapat membantu mengatasi keluhan nyeri .
Tetapi obat ini tidak dinajurkan untuk dikonsumis dalam waktu yang lama. Jika keluhan masih terus dirasakan setelah mengonsumi obat nati nyeri, segeralah konsutlasikan diri ke dokter terdekat.
Jika Anda mengalami stress keluhan otot leher menegang dapat bertambah berat, salah satu cara untuk merelakskan otot leher adalah dengan cara melakukan peregangan ataupun juga dapat melakukan peregangan relaksasi lainnya, seperti melakukan peregangan, meditasi, atau mengunjungi terapis yang telah ahli mengatasi keluhan otot leher menegang ini.
Jika keluhan otot leher menegang ini bersifat kronis, dapat dilakukan kompres hangat, dan tempelkan pada area leher yang sakit atau terasa menegang.
Pada kondisi yang akut atau baru saja terjadi, dapat gunakan kompres dingin dan tempelkan pada area yang sakit.
Pastikan media apapun yang digunakan untuk mengompres, lapisilah dengan kain tipis terlebih dahulu sebelum di tempelkan ke kulit.
Melakukan massage atau pijatan lembut terkadang dapat membantu mengurangi keluhan otot leher menegang ini.
Terutama jika ditambahkan minyak aromaterapi atau krim yang mengandung capsaicin.
Namun, penggunaan krim atau minyak sebaiknya konsultasikan ke dokter terdekat terlebih dahulu dikarenakan tidak semua penderita cocok untuk menggunakannya.
Kandungan capsaicin pada krim dapat memberikan rasa hangat sehingga dapat mengurangi nyeri otot leher.
Referensi :
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.
Klinik Flex-Free Jakarta Utara
Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421Klinik Flex-Free Bandung
Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806Klinik Flex-Free Jakarta Selatan
The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561