Anatomi Bahu
Bahu tersusun dari tiga tulang (tulang lengan atas, tulang selangka, dan bilah bahu) dan berbagai jaringan lunak (termasuk otot, ligamen, dan tendon).

Sendi bahu utama (ball-and-socket) terdiri dari tulang lengan atas (yang merupakan “ball”) dan tulang scapula (bilah bahu; “socket”). Empat otot (rotator cuff), memungkinkan pergerakan bahu dan bilah bahu. Ligamen dan tendon menghubungkan tulang ke tulang dan tulang ke otot. Kantung berisi cairan (bursa) yang melubrikasi sendi, dan tulang rawan (labrum) menjaga semua komponen tetap berada di tempatnya masing-masing.
Penyebab Bahu Bunyi Saat Digerakkan
Bahu Bunyi Tanpa Nyeri
Bunyi berderak, “klik”, atau meletup pada bahu saat digerakkan disebut dengan krepitus, dan biasanya tidak berbahaya. Beberapa penyebab bahu bunyi saat digerakkan yang tidak disertai nyeri antara lain:
- Usia
- Lama tidak digerakkan
- Riwayat cedera yang sudah lama
- Idiopatik (tidak diketahui penyebabnya)
- Kavitasi. Kavitasi terjadi ketika ada udara di dalam sendi, biasanya ketika sebagian cairan lubrikan sendi berubah menjadi udara. Gerakan bahu yang cepat akan melepaskan udara tersebut dan menimbulkan bunyi. Bunyi yang dihasilkan serupa dengan saat kita membunyikan sendi-sendi jari.
Bahu Bunyi Disertai Nyeri
Tidak ada bunyi spesifik untuk kondisi bahu tertentu, sehingga sulit untuk menentukan penyebabnya hanya berdasarkan bunyi. Beberapa penyebab bahu bunyi yang disertai nyeri diantaranya:
- Arthritis. Ketika tulang rawan yang melapisi sendi-sendi bahu mengalami kerusakan, tulang dapat saling bergesekan. Gejala arthritis lainnya diantaranya nyeri dan kaku.
- Robekan rotator cuff. Rotator cuff terbentuk dari tendon-tendon yang membantu kita mengangkat dan merotasi lengan. Tendon juga menjaga “bola” bahu tetap berada dalam tempatnya (socket). Bila ada robekan, bola dapat bergerak tidak normal atau ada jaringan yang terjebak saat kita menggerakkan lengan. Kedua kondisi ini dapat menimbulkan suara di bahu. Gejala nyeri pada kondisi ini akan memburuk saat bahu digerakkan.
- Patah tulang. Tulang yang patah dapat saling bergesekan dan menimbulkan suara. Selain itu, nyeri, bengkak, kaku dan perubahan warna pada kulit juga dapat timbul.
- Bursitis. Di sendi bahu terdapat kantung berisi cairan (bursa) yang melindungi tendin dari tulang dan ligamen saat bergerak. Bila bursa tersebut meradang atau bengkak, bursa akan tertekan ketika sendi bergerak, dan menimbulkan bunyi.
- Patahan tulang atau benda asing. Adanya patahan tulang atau benda asing (misalnya benang jahit dari operasi bahu sebelumnya yang terlepas), dapat menimbulkan bunyi saat bergerak di dalam sendi.
- Bone spur. Terkadang pertumbuhan tulang baru juga terjadi di bahu, yang menyebabkan terjadinya gesekan dengan rotator cuff dan menimbulkan bunyi dan nyeri, terutama gerakan mengangkat di atas kepala.
- Masalah leher. Pada sebagian kasus, keluhan yang dirasakan di bahu sebenarnya berasal leher. Misalnya, dari tulang leher yang saling bergesekan.
Penanganan Bahu Bunyi saat Digerakkan
Bila Anda mengalami cedera ringan di bahu, mengompres bahu dengan air dingin dapat membantu mengurangi bengkak dan masalah bahu di kemudian hari, termasuk bahu bunyi saat digerakkan. Kompres bahu yang cedera selama 10–15 menit beberapa kali sehari.
Periksakan diri ke dokter bila mengalami keluhan di bahu. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter umum, yang mungkin akan merujuk Anda ke dokter spesialis yang sesuai dengan kondisi Anda (misalnya dokter bedah tulang). Penanganan masalah bahu tidak selalu dioperasi, sebagian kondisi hanya memerlukan obat atau injeksi, terapi fisik, atau kombinasi beberapa terapi.
Beberapa penanganan yang mungkin akan diberikan oleh dokter untuk mengatasi masalah bahu Anda diantaranya:
Kondisi seperti osteoarthritis melibatkan peradangan pada sendi. Obat antiradang seperti ibuprofen, aspirin, dapat membantu mengurangi bengkak dan nyeri akibat arthritis. Jangan konsumsi obat-obat tersebut tanpa pemeriksaan dan petunjuk dari dokter.
Terapi fisik dapat membantu mengembalikan fungsi sendi setelah cedera. Terapi fisik dapat membantu pemulihan otot dan tendon, dan mengurangi nyeri dan kaku bila keluhan bahu bunyi saat digerakkan berasal dari cedera.
Injeksi kortikosteroid dapat membantu meredakan peradangan dan meningkatkan kesembuhan sendi. Dokter akan merekomendasikan injeksi steroid bila Anda mengalami cedera atau arthritis di bahu yang menyebabkan nyeri sendi bahu bertambah berat.
Tindakan operasi menjadi pilihan bila bunyi di bahu disebabkan karena cedera yang serius, yang memerlukan tindakan perbaikan atau rekonstruksi jaringan di bahu.
Referensi:
- www.health.harvard.edu. What's that shoulder sound?. 2022.
- www.mymosh.com. Shoulder Popping When Rotating? What’s Normal (And What’s Not). 2023.
- www.webmd.com. What to Know About Crepitus in Your Shoulders. 2024.
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.