Lutut Bunyi saat Ditekuk, Apakah itu Normal?

Selasa, 14 Juli 2026
dr. Vidya Hartiansyah
Selasa, 14 Juli 2026
dr. Vidya Hartiansyah

Lutut Anda mengeluarkan bunyi saat ditekuk? Apakah berarti ada masalah pada sendi lutut?

Sendi-sendi di tubuh kita sering mengeluarkan bunyi, dan biasanya bukan merupakan tanda ada masalah atau penyakit, terutama bila tidak disertai dengan keluhan nyeri atau bengkak pada sendi. Pada sebagian besar orang, lutut berbunyi ketika berjongkok atau melakukan gerakan meluruskan lutut kemudian menekuk lutut maksimal.

 

Penyebab Lutut Bunyi Saat Ditekuk

Penyebab tersering dari lutut bunyi saat digerakkan antara lain:

  • Gelembung udara yang meletup di cairan sendi lutut
  • Iritasi di bawah tempurung lutut, hal ini menyebabkan peningkatan tahanan di sendi, dan menyebabkan komponen lutut berbunyi saat bergerak
  • Tulang-tulang rawan yang aus atau usang karena proses penuaan dan penggunaan bertahun-tahun

Setelah bertahun-tahun digunakan, sendi lutut lama kelamaan akan berderak. Seiring dengan bertambahnya usia, jaringan tulang rawan yang menutupi tulang dapat menjadi tidak rata. Ketika kita berjongkok atau berdiri, permukaan yang tidak rata tersebut akan bergesekan dan menimbulkan suara.

 

Kapan Lutut Bunyi Saat Ditekuk Harus Diwaspadai?

Anda perlu memeriksakan diri ke dokter bila ada keluhan selain lutut bunyi, misalnya ada nyeri atau bengkak di lutut, gerakan lutut terganggu, misalnya lutut terasa seperti terkunci atau tersangkut.

Keluhan tambahan tersebut dapat menandakan adanya masalah pada lutut yang lebih serius, misalnya:

  • Robekan meniscus. Meniscus adalah cakram kenyal berbentuk huruf C yang melindungi lutut dan berperan sebagai peredam kejut. Bantalan tersebut juga membantu menyebarkan beban berat sehingga tulang tidak saling bergesekan. Bila meniscus robek, sebaran beban menjadi tidak merata sehingga tulang menjadi bergesekan.

robekan meniskus

  • Cedera atau kerusakan pada tulang rawan. Tulang rawan yang menutupi tulang dapat mengalami cedera dan pecahannya dapat tersangkut di sendi. Lutut kemudian akan mengalami pembengkakan. Kerusakan tulang rawan biasanya dialami oleh lansia, misalnya pada penyakit osteoarthritis.

Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat, karena bila dibiarkan, kondisi dapat semakin memburuk dan memerlukan penanganan yang lebih rumit.

 

Penanganan Lutut Bunyi dan Nyeri

Apabila ada keluhan lain selain bunyi lutut, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan diagnosisnya, sehingga terapi yang diberikan sesuai.

Bila keluhan disebabkan karena osteoarthritis, atau peradangan sendi, dokter biasanya akan merekomendasikan terapi sebagai berikut:

  • penggunaan obat anti inflamasi non steroid (OAINS) atau obat antinyeri yang dijual bebas (misalnya parasetamol)
  • kompres hangat dan dingin bergantian untuk membantu mengurangi peradangan
  • mengurangi berat badan (menjaga berat badan sehat)
  • berolahraga dengan teratur sesuai kondisi
  • mengkonsumsi obat-obat yang diresepkan bila diperlukan
  • mendapatkan obat injeksi
  • melakukan terapi fisik dan latihan penguatan

 

Tips untuk Lutut Sehat

Anda dapat melakukan beberapa cara berikut ini untuk menjaga kesehatan lutut:

  • Olahraga teratur untuk menguatkan tungkai dan lutut. Anda dapat berjalan kaki, bersepeda outdoor atau dengan sepeda statis. Menggunakan pita elastis atau barbell untuk kaki, atau menggunakan beban berat badan sendiri dengan melakukan gerakan squat dan lunges. Lakukan setidaknya dua kali seminggu.
  • Jangan lupa untuk selalu melakukan pemanasan sebelum berolahraga untuk menghindari cedera.
  • Setelah berolahraga, lakukan peregangan statis (peregangan ditahan selama 30 detik) untuk membantu mencegah cedera. Lakukan peregangan bagian depan dan belakang paha (otot quadriceps dan hamstring) dengan teratur.
  • Bila Anda sudah berolahraga dengan teratur, perlahan tingkatkan kesulitan gerakan dan durasi berolahraga.
  • Pastikan untuk menggunakan sepatu yang sesuai dan lakukan olahraga di tempat yang aman. Jangan berolahraga bila kondisi tubuh sedang tidak baik.
  • Jaga berat badan tetap sehat untuk mengurangi tekanan pada lutut. Anda dapat mulai mengurangi berat badan dengan menjalankan pola makan bergizi seimbang. Jangan menjalankan diet sembarangan. Konsultasikan dengan dokter untuk membantu mengetahui jenis dan jumlah makanan yang tepat untuk mengurangi berat badan Anda secara sehat dan aman.

 

 

Referensi:

  • www.healthline.com. What to Know About Knee Cracking and Crepitus. 2024.
  • www.houstonmethodist.org. Is It Bad If Your Knees Crack When You Squat or Bend?. 2024.
  • www.webmd.com. What Is Your Knee Telling You?. 2024.

Buat Kunjungan

Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.

Klinik Flex-Free Jakarta Utara

Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421

Klinik Flex-Free Bandung

Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806

Klinik Flex-Free Jakarta Selatan

The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561
WhatsApp ×

Jika ada pertanyaan, silahkan menghubungi kami melalui