Sakit di bagian depan pergelangan kaki sering kali membuat aktivitas berjalan, naik tangga, hingga berolahraga terasa tidak nyaman. Salah satu penyebab penting dari sakit pergelangan kaki depan adalah cedera pada ligamen sindesmosis, khususnya cedera AITFL yang dikenal juga sebagai high ankle sprain. Kondisi ini berbeda dari keseleo pergelangan kaki biasa karena letak cederanya lebih tinggi, yaitu di antara tulang kering (tibia) dan tulang betis (fibula).
Cedera AITFL terjadi ketika ligamen anterior inferior tibiofibular (AITFL) mengalami peregangan berlebihan atau robekan akibat gerakan rotasi ekstrem. Pada populasi dewasa aktif, kondisi ini cukup sering terjadi saat olahraga dengan gerakan putar dan tumpuan kuat. Namun pada dewasa non-atlet pun, sakit pergelangan kaki depan bisa muncul akibat salah pijak atau terpeleset dengan posisi kaki tertentu.
Artikel ini membahas penyebab sakit pergelangan kaki depan, fungsi AITFL, mekanisme cedera AITFL (high ankle sprain), serta pilihan rehabilitasi konservatif dan invasif non-operatif.
Tidak semua nyeri di depan pergelangan kaki berarti cedera AITFL. Namun dalam konteks trauma atau salah pijak, high ankle sprain merupakan salah satu penyebab utama sakit pergelangan kaki depan.
Beberapa penyebab yang paling sering meliputi:
Ini adalah penyebab paling khas. Cedera terjadi saat kaki dalam posisi menapak, lalu mengalami rotasi ke luar secara tiba-tiba. Gerakan ini memisahkan tulang tibia dan fibula sehingga ligamen AITFL teregang atau robek. Akibatnya muncul nyeri di bagian depan pergelangan yang terasa lebih dalam dan tajam dibanding keseleo biasa.
Saat telapak kaki tertahan di tanah tetapi tubuh berputar, gaya puntir akan langsung mengenai sindesmosis. Pada kondisi ini, pasien sering merasakan sakit pergelangan kaki depan saat menumpu berat badan atau berjalan cepat.
Olahraga seperti sepak bola, basket, lari trail, atau aktivitas dengan banyak perubahan arah mendadak meningkatkan risiko high ankle sprain. Namun pada dewasa sedenter, cedera juga bisa terjadi akibat terpeleset di tangga atau lantai licin.
Ciri khas sakit pergelangan kaki depan akibat cedera AITFL adalah:

AITFL (Anterior Inferior Tibiofibular Ligament) adalah ligamen yang menghubungkan bagian depan tulang tibia dan fibula di area pergelangan kaki bagian atas. Ligamen ini merupakan bagian dari kompleks sindesmosis distal.
Fungsi utama AITFL adalah:
AITFL menahan agar tulang tibia dan fibula tidak saling terpisah saat menerima beban tubuh. Tanpa stabilitas ini, sendi pergelangan kaki akan terasa longgar dan tidak stabil.
Saat kaki berputar ke luar, AITFL bekerja keras menahan pergeseran tersebut. Karena itu, ligamen ini sering menjadi struktur pertama yang cedera pada high ankle sprain.
Saat berjalan atau berlari, tekanan dari tulang talus akan mendorong ke arah tibia dan fibula. AITFL membantu menjaga agar tekanan ini tetap seimbang. Bila cedera AITFL terjadi, pasien akan merasakan sakit pergelangan kaki depan setiap kali menumpu berat badan.
Karena perannya sangat penting dalam stabilitas, cedera AITFL memerlukan waktu pemulihan lebih lama dibanding keseleo pergelangan kaki lateral biasa.
Mekanisme paling umum adalah kombinasi:
Saat kaki dalam posisi dorsifleksi, bagian depan tulang talus yang lebih lebar masuk ke celah antara tibia dan fibula. Jika pada saat yang sama terjadi rotasi ke luar, kedua tulang ini akan terdorong menjauh. Gaya tersebut langsung menarik AITFL hingga terjadi robekan sebagian atau total.
Contoh situasi:
Berbeda dengan keseleo biasa yang sering menimbulkan bengkak besar di sisi luar, sakit pergelangan kaki depan akibat high ankle sprain sering terasa lebih dalam, menusuk, dan menetap saat berjalan.
Jika tidak ditangani dengan baik, cedera AITFL dapat menyebabkan:
Penanganan dibagi menjadi konservatif dan invasif non-operatif (tanpa tindakan bedah).
A. Tatalaksana Konservatif
Fase Akut (0–2 Minggu)
Fase Subakut
Latihan penguatan sangat penting pada cedera AITFL. Fokus latihan meliputi:
Latihan penguatan membantu mengurangi risiko kekambuhan dan memperbaiki stabilitas sendi. Program biasanya berlangsung 6–12 minggu tergantung derajat cedera.
B. Tatalaksana Invasif Non-Bedah
Pada kasus sakit pergelangan kaki depan yang menetap meski sudah menjalani terapi konservatif optimal, dapat dipertimbangkan terapi injeksi berikut:
PRP menggunakan plasma darah pasien sendiri yang kaya faktor pertumbuhan. Disuntikkan ke area cedera AITFL untuk merangsang penyembuhan jaringan ligamen.
Potensi manfaat:
Biasanya dilakukan pada cedera derajat sedang atau kronis.
Proloterapi menggunakan larutan dekstrosa hipertonik yang disuntikkan ke ligamen untuk merangsang respons penyembuhan alami tubuh.
Manfaat potensial:
Metode ini dapat menjadi pilihan pada high ankle sprain kronis tanpa instabilitas berat.
Sakit pergelangan kaki depan sering kali berkaitan dengan cedera AITFL atau high ankle sprain, terutama pada populasi dewasa aktif. Berbeda dengan keseleo biasa, cedera ini melibatkan ligamen sindesmosis yang berfungsi menjaga stabilitas antara tibia dan fibula.
Pemulihan membutuhkan pendekatan bertahap, dengan latihan penguatan sebagai komponen utama. Pada kasus yang tidak membaik, PRP dan proloterapi dapat menjadi pilihan invasif non-bedah yang membantu proses penyembuhan.
Penanganan yang tepat sejak awal sangat penting agar sakit pergelangan kaki depan tidak berkembang menjadi gangguan kronis dan agar pasien dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.
Klinik Flex-Free Jakarta Utara
Ruko Italian Walk J No. 19, Dekat Pintu Masuk Gate C, Mall of Indonesia, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +62214514421Klinik Flex-Free Bandung
Jl. Terusan Pasir Koja No 153/67, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622220580806Klinik Flex-Free Jakarta Selatan
The Bellezza Shopping Arcade, Lantai dasar Unit SA58-60, (Ex Food Hall, Lobby Timur), Jalan Arteri Permata Hijau No.34, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Lihat di Peta Kirim Pesan WhatsApp Telp: +622125675561