Bagi Anda yang suka berolahraga dan menjadikannya kegiatan rutin, selama berpuasa pasti tidak ingin meninggalkannya begitu saja. Akan tetapi kemudian muncul pertanyaan, olahraga apa yang aman dilakukan saat sedang berpuasa? Seperti apa intensitasnya dan kapan bisa dilakukan?
Pilihan olahraga saat puasa yang aman dilakukan dapat bervariasi bergantung pada kondisi masing-masing orang. Tubuh kita merespons puasa secara berbeda-beda, sehingga kita perlu mendengarkan sinyal yang diberikan tubuh. Bila tubuh terasa lelah dan mengantuk, sebaiknya kita beristirahat.
Tips Olahraga saat Puasa yang Aman
Berikut ini beberapa tips untuk olahraga saat puasa yang aman:
- Bila ingin berolahraga di pagi hari, cukup lakukan peregangan sekitar 30-60 menit.
- Anda dapat berolahraga ringan di siang hari, yang tentunya disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Berjalan kaki, senam, atau bersepeda dapat menjadi pilihan.
- Bila ingin berolahraga sesaat sebelum berbuka, lakukan olahraga yang ringan, misalnya jalan cepat.
- Olahraga ringan hingga sedang juga bisa dilakukan setelah sholat tarawih.

- Latihan beban yang berat biasanya baik dilakukan sebelum sahur, karena Anda dapat “mengisi ulang” kembali tenaga segera.
- Jangan memulai program olahraga yang baru di bulan puasa.
- Bila Anda sedang dalam program mempertahankan massa otot, batasi olahraga kardio menjadi dua kali seminggu dan lakukan setelah berbuka puasa. Bila Anda berolahraga dengan konsisten dan menjaga asupan protein, Anda tidak akan kehilangan massa otot secara signifikan. Begitu juga dengan berat badan, yang tidak akan banyak berkurang atau bertambah bila Anda menjaga pola makan dengan baik.
- Modifikasi target olahraga Anda selama bulan puasa. Fokus pada kualitas bukan kuantitas. Sesuaikan intensitas dan frekuensi olahraga Anda setelah tubuh beradaptasi pada perubahan waktu makan dan tidur.
- Konsumsi makanan yang sehat. Hindari makanan yang asin, makanan yang melalui banyak proses pemasakan, dan mengandung gula tambahan.
- Penuhi kebutuhan cairan dengan baik. Selain jumlahnya yang cukup, Anda perlu minum dengan perlahan sehingga tubuh dapat menyerap cairan dengan baik. Anda dapat menyiasati pemenuhan cairan dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung air. Misalnya makan makanan berkuah seperti sup, soto, dsb, atau buah yang banyak mengandung air seperti semangka, atau jeruk.
Jangan Memaksakan Diri
Ingatlah bahwa tubuh kita memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan selama puasa. Jangan memaksakan diri untuk berolahraga seperti saat tidak berpuasa.
Setelah beberapa hari, ketika tubuh sudah terbiasa dengan jadwal baru, Anda dapat mulai kembali berolahraga, tentunya disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing
Referensi:
- health.clevelandclinic.org. Is It Safe to Work Out While You’re Fasting?. 2024.
- unair.ac.id. Simak Jenis dan Waktu Olahraga yang Cocok Saat Puasa. 2023.
- www.businessinsider.com. How to work out and eat to maintain muscle and fitness while fasting during Ramadan. 2024.
- www.thebodycoach.com. Staying Fit and Healthy During Ramadan. 2023.
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.