Tulang ekor merupakan salah satu bagian tubuh yang dalam istilah medisnya disebut dengan coccyx, merupakan bagian akhir dari tulang belakang.
Bagian ini dapat mengalami nyeri coccydynia atau coccygodynia.
Tulang ekor terasa sakit merupakan salah satu yang mungkin jarang dialami, tapi dapat terjadi pada beberapa penderita. Keluhan ini dapat dialami siapa saja baik laki-laki ataupun perempuan.
Jika ingin mengetahui penyebab tulang ekor sakit lebih lanjut , bacalah artikel berikut di bawah ini.
Penyebab Tulang Ekor Sakit
Penyebab timbulnya tulang ekor sakit dapat disebabkan oleh berbagai masalah kesehatan.
Berikut kemungkinan penyebab tulang ekor sakit , seperti :
- Mengalami Cedera fisik : Adanya kerusakan fisik pada tulang ekor atau jaringan yang mengelilinginya adalah penyebab tulang ekor sakit paling umum. Jatuh, terbentur, dan trauma yang dialami saat melahirkan, semuanya juga dapat menyebabkan cedera pada tulang ekor.
- Degenerasi tulang rawan : Ketika tulang rawan di tulang belakang melemah, tulang belakang dapat bergesekan satu sama lain, sehingga menimbulkan rasa sakit. Perubahan yang terjadi pada tulang belakang juga dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang ekor.
- Disfungsi dasar panggul : Kerusakan pada otot dasar panggul seseorang juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan lokal terutama sekitar tulagn ekor atau bokong.
- Infeksi : Adanya infeksi pada tulang belakang atau jaringan yang mengelilinginya dapat menimbulkan keluhan tulang ekor sakit.
- Tumor : Terjadinya pertumbuhan abnormal pada tulang pada tulang ekor dapat menimbulkan nyeri.
Penyebab sakit tulang ekor lainnya :
- Terjadi cedera regangan berulang. Olahraga seperti bersepeda dan mendayung mengharuskan Anda untuk tetap bergerak ke depan dan kebelakang. Terlalu banyak melakukan gerakan berulang-ulang dapat berisiko untuk meregangkan jaringan di sekitar tulang ekor.
- Kehamilan atau persalinan. Selama trimester ketiga kehamilan, tubuh akan mengeluarkan hormon yang melembutkan area antara tulang ekor dan sakrum (bagian panggul tepat di atas tulang ekor). Tujuannya adalah untuk membuat tulang ekor menjadi lebih fleksibel saat melahirkan. Ini adalah proses yang wajar. Terkadang dalam beberapa kasus , hal ini dapat meregangkan otot dan ligamen di sekitar tulang ekor terlalu berlebihan, sehingga akan menimbulkan rasa sakit akibat teregangnya jaringan lunak menyebabkan tulang ekor tidak menopang dengan sudut yang benar.
- Membawa beban tambahan. Adanya beban tambahan akan memberikan beban tambahan pada tulang ekor. Hal ini menyebabkan tulang ekor condong ke belakang, sehingga menimbulakn rasa sakit.
- Duduk dalam waktu lama. Duduk dalam jangka waktu yang lama dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang ekor, terutama jika Anda duduk di atas permukaan yang keras.
Gejala Sakit Tulang Ekor yang Dapat Dirasakan

sumber: https://www.manipalhospitals.com
Keluhan yang dirasakan pada kondisi bergantung dari penyebab yang mendasarinya, tetapi umumnya pasien mengeluhkan, seperi :
- Sakit tulang ekor yang terasa tumpul (pegal) atau terasa tajam seperti menusuk
- Sakit tulang ekor yang dirasakan memburuk saat beralih dari duduk ke berdiri
- Nyeri saat buang air besar
- Nyeri saat berhubungan
Gejala lainnya yang sering terjadi pada penderita sakit tulang ekor meliputi :
- Nyeri punggung
- Linu panggul
- Gangguan tidur
- Depresi
- Kecemasan
Diagnosis Penyebab Tulang Ekor Sakit
Untuk menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan anamnesis dan pemeriksaan yang komprehensif.
Biasanya doker akan menanyakan hal berikut :
- Riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya
- Riwayat gangguan saluran cerna
- Apakah mempunyai keluhan terkait otot atau saraf
Bergantung dari keluhan dan riwayat medis yang dialami sebelumnya, akan dipertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari sumber nyeri, seperti :
- Pemeriksaan ruang panggul untuk menilai kekuatan dasar otot panggul
- Pemeriksaan area dubur untuk menentukan apakah ada masalah pada otot-otot yang menyebabkan nyeri
- Pemeriksaan Pencitraan, seperti sinar-X atau pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk menilai kondisi tulang ekor dan sumsum tulang belakang
- Pemeriksaan darah untuk menyingkirkan penyebab infeksi atau kondisi autoimun
Cara Mengatasi Penyebab Tulang Ekor Sakit
Para penderita dapat mengatasi penyebab tulang ekor sakit dengan melakukan melakukan hal sederhana berikut, seperti :
- Mengonsumsi Obat Anti Nyeri
Konsumsilah obat anti nyeri yang dijual bebas di pasaran sementara waktu seperti ibuprofen ataupun parasetamol. Selain itu juga dapat menggunakan obat salep topikal, seperti gel anti nyeri, juga dapat membantu.
- Kompres dingin atau hangat
Mengompres area tulang ekor sakit, dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi peradangan. Hal ini dapat memberikan bantuan topikal segera untuk mengatasi gejala nyeri.
Perubahan gata hidup dimulai dengan mulai melakukan peregangan lembut dan olahraga ringan, seperti yoga atau pilates. Tujuannya adalah utk membantu meregangkan otot-otot di sekitar tulang ekor.
Hal ini dapat membantu meringankan rasa sakit terkait dengan cedera punggung ringan atau yang disebabkan oleh duduk terlalu lama.
- Melakukan pijat dan koreksi postur tubuh
Melakukan hal ini juga dapat membantu meringankan rasa sakit akibat cedera otot dan melakukan koreksi postur tubuh dilakukan terutama saat duduk.
- Kenakan pakaian yang longgar
Pakaian yang nyaman dan longgar dapat membantu memberikan kenyamanan pada penderita, karena pakaian yang lebih ketat dapat memberi tekanan pada tulang ekor.
Menggunakan bantal berbentuk seperti donat mungkin dapat bermanfaat bagi orang yang mengharuskan duduk dalam waktu yang lama. Penggunaan bantal dapat membantu mengurangi tekanan yang terjadi pada tulang ekor.
Penanganan Medis
Jika keluhan sakit tulang ekor tidak kunjung membaik, segeralah konnsultasikan dengan dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Biasanya penanganan berikut yang akan dilakukan untuk mengatasi keluhan, meliputi :
- Melakukan Terapi fisik : Terapis fisik dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat otot-otot di sekitarnya, menopang dasar panggul, atau membantu anda untuk tetap beraktivitas dan duduk dengan cara yang tidak terlalu mengiritasi tulang ekor.
- Obat pereda nyeri dengan resep dokter : Jika gejala tidak merespons dengan pengobatan yang dijual bebas, dokter dapat meresepkan obat pereda nyeri yang sesuai.
- Terapi Injeksi : Terapi ini dapat menjadi pilihan, untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan juga peradangan yang terjadi. Obat yang diberikan biasanya adalah injeksi anti radang.
- Perawatan untuk kondisi medis yang mendasarinya : Tekanan otot akibat kondisi lain, seperti wasir, dapat menyebabkan nyeri tulang ekor. Mengobati penyebab yang mendasari ini dapat membantu mengurangi rasa sakit di sekitar tulang ekor.
- Pembedahan : Tindakan ini akan dipertimbangkan jika ada masalah pada fisik seperti prolaps dasar panggul atau diskus hernia. Sebelumnya, dokter akan menilai terlebih dahulu apakah tindakan ini diperlukan atau tidak.
Terkadang keluhan tulang ekor sakit tidak memerlukan pengobatan. Orang yang mengalami nyeri tulang ekor selama kehamilan mungkin mendapati bahwa gejalanya sembuh dalam beberapa minggu setelah melahirkan, sementara nyeri yang disebabkan oleh cedera terkadnag dapat membaik tanpa pengobatan.
Referensi :
- https://www.nhs.uk/conditions/tailbone-coccyx-pain/
- https://www.medicalnewstoday.com/articles/318064
- https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10436-coccydynia-tailbone-pain
Anda dapat menerima layanan dengan mengunjungi salah satu cabang kami.