FAQ

Frequently asked questions (FAQ) / Tanya Jawab

  • 1. Tentang Klinik Flex Free, Fasilitas Pelayanan Dan Terapi ?

    • Apa Maksudnya Musculoskeletal Rehabilitation Clinic ?

        Muskuloskeletal artinya otot (=muscle) dan tulang (=skeleton), bisa diartikan otot, tulang dan lain-lain yang terlibat dalam gerakan tubuh seperti sendi, kapsul sendi, tendo/tendon, ligament dll.

        Rehabilitasi maksudnya memperbaiki. Jadi kami adalah klinik yang memperbaiki atau menangani masalah nyeri dan masalah-masalah pada otot-tulang-sendi, termasuk cedera olahraga

        Fokus kami adalah merehabilitasi, yang artinya memperbaiki dan mencegah, dan bukan hanya menghilangkan keluhan atau gejala nyeri/sakitnya saja. Dan kami juga menyiapkan kondisi yang paling optimal bagi pasien untuk melakukan aktifitas hariannya dengan kondisi dan keterbatasannya

    • Apakah Flex Free Sama Dengan Klinik Fisioterapis Atau Klinik Chiropractic ?

        Klinik Flex-Free Merupakan Klinik Fisioterapi Yang Ditangani Langsung Oleh Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi, Yang Bekerja Bersama Fisioterapis Dalam Menangani Pasien Kami. Yang Kami Berikan Bukan Hanya Tindakan Fisioterapi Tetapi Tindakan Lengkap Rehabilitasi Muskuloskeletal.

        Setiap Pasien Yang Datang Akan Diperiksa Langsung Oleh Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi, Dan Ditentukan Jenis Kelainannya Dan Tindakan Medis Apa Yang Tepat. Apakah Berupa Pemberian Obat, Injeksi, Pemeriksaan Khusus, Fisioterapi, Latihan, Dan Sebagainya, Kami Akan Mencarikan Solusi Yang Paling Tepat.

        Para Dokter Akan Memberikan Instruksi Tentang Macam Dan Dosis Terapi Alat Yang Harus Diberikan Kepada Penderita, Sesuai Dengan Jenis Kelainannya, Karena Tidak Semua Orang Dan Semua Penyakit Sama.

        Kami Bukan Klinik Chiropractic!. Untuk Masalah Yg Ditangani Bisa Jadi Sama, Masalah/Kelainan Otot, Tulang Dan Sendi, Namun Cara Penentuan Diagnosis Dan Terapinya Akan Berbeda. Pelaksana Kami Adalah Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi Dibantu Fisioterapis Yang Memang Mendalami Masalah / Kelainan Otot, Tulang Dan Sendi Secara Ilmu Medis Barat. Pelaksanaan Terapi Diterapkan Berdasarkan Diagnosis Ilmu Kedokteran.

    • Siapakah Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi ?

        Kami, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi (Disingkat Spkfr), Sebelumnya Di Indonesia Dikenal Sebagai Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik (Sprm).

        Kedokteran Fisik Artinya Ilmu Kedokteran Yang Menggunakan Alat-Alat Dengan Metode Fisika Dalam Menangani Kasus Dan Mengobati Penyakit, Seperti Suhu (Panas Dan Dingin), Gelombang Suara (Ultrasound), Listrik (Stimulasi Otot Dengan Listrik), Sinar (Laser), Tenaga Mekanik (Traksi), Dan Lain-Lain, Selain Juga Memberikan Obat Dan Injeksi.

        Rehabilitasi Medik Artinya Mengembalikan Seseorang Ke Fungsinya Sehari-Hari Sebelum Mengalami Sakit Atau Kecacatan. Fungsi Sehari-Hari Misalnya Berjalan, Mandi, Berpakaian, Secara Mandiri, Atau Fungsi Dalam Pekerjaan Sehari-Harinya.

    • Apa Yang Dikerjakan Dokter Spesialis Ini ?

        Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi Tidak Hanya Menggunakan Modalitas Fisika (Alat Terapi Yang Menggunakan Metode Fisika), Namun Sama Seperti Dokter-Dokter Lainnya, Kami Juga Meresepkan Obat Dan Menyuntik. Beberapa Dari Kami Melakukan Praktek Intervensi Nyeri Dan Melakukan Penyuntikan Tulang Belakang Dengan Bantuan Usg Atau C-Arm (Alat Roentgen Khusus).

        Lebih Dari Itu, Kami Adalah Dokter Yang Unik. Kami Sangat Mengerti Dan Mendalami Ilmu Kinesiologi, Ilmu Tentang Otot-Tulang-Sendi Dan Pengaruh Gerakan Dan Aktivitas Sehari-Hari Terhadap Penyakit Yang Anda Derita. Kami Tahu Berbagai  Solusi Untuk Penyakit Anda, Tidak Hanya Meresepkan Obat Dan Menyuntik, Karena Banyak Problem Otot-Tulang-Sendi Yang Tidak Akan Baik Hanya Dengan Minum Obat Saja.

    • Kasus-Kasus Apa Sajakah Yang Dapat Ditangani ?

        Kasus-Kasus Yang Kami Tangani Adalah Kasus Dengan Keluhan Nyeri Atau Sakit Dan Bengkak Pada Alat Gerak, Seperti Nyeri Atau Sakit Di Jari” Tangan, Pergelangan Tangan, Siku, Bahu, Leher, Punggung Belakang, Lutut, Kaki Dan Pergelangan Kaki.

        Umumnya Orang Datang Mencari Kami Saat Mengalami Keluhan” Berupa Nyeri/Sakit Di Anggota Gerak Dan Sulit Untuk Digerakkan, Mulai Dari Daerah Leher, Bahu, Siku, Tangan Dan Pergelangan Tangan, Punggung, Pinggang Hingga Bokong, Lutut, Kaki Dan Pergelangan Kaki.

        Jadi Sebaiknya Bila Mengalami Sakit Atau Nyeri, Bengkak Dan Sulit Bergerak, Terlebih Setelah Mengalami Cedera/Trauma, Datanglah Ke Kami Untuk Pemeriksaan Awal, Agar Segera Diketahui Apa Yg Menjadi Masalah Dan Kelainannya.

    • Bisakah Flex Free Menangani Kasus Lama Yang Tidak Sembuh-Sembuh Meski Sudah Berobat Ke Banyak Dokter ?

        Tergantung Jenis Kelainannya. Cukup Banyak Yang Datang Kepada Kami, Orang Yang Tidak Sembuh-Sembuh Setelah Berobat Kemana-Mana Bahkan Kadang Sudah Parah Kondisinya, Karena Umumnya Mereka Sudah Putus Asa Dan Tidak Tahu Harus Datang Kemana Lagi Untuk Berobat.

        Jadi Saat Pasien Datang, Kami Harus Pastikan Terlebih Dahulu Bahwa Kelainan Yang Diderita Memang Merupakan Bidang Kami Yaitu Bidang Otot-Tulang-Sendi Yang Berkaitan Dengan Alat Gerak.. Dan Kami Akan Merujuk Pasien Apabila Dalam Pemeriksaan Kami Menemukan Bahwa Kelainan Yang Diderita Menyangkut Bidang Lain, Seperti Contoh Post Stroke, Yang Pasti Juga Akan Membutuhkan Intervensi Dokter Spesialis Syaraf

    • Alat Terapi Apa Saja Yang Digunakan ?

        Kami Menyediakan Beberapa Macam Jenis Terapi, Tergantung Jenis Kelainannya.

        Beberapa Alat Terapi Menggunakan Metode Getaran, Aliran Listrik, Sinar, Gelombang Suara, Panas, Tarikan, Dll, Seperti Tens, Us, Infra Red, Dts, Parafin Bath, Dll, Dengan Fungsi Dan Mekanisme Kerja Masing”.

    • Apa Fungsi Terapi Fisik Dengan Alat Seperti Dipanaskan, Disinari Dan Disetrum ?

        Terapi Termal (Suhu Panas Dan Dingin) Berfungsi Melebarkan Dan Menyempitkan Pembuluh Darah, Merelaksasi Otot Yang Kaku, Melenturkan Sendi, Dan Mengurangi Rasa Nyeri.

        Terapi Listrik (Electrical Stimulation) Berfungsi Memblokade Saraf Nyeri, Menguatkan Otot Dan Melatih Otot Yang Lemah.

        Terapi Sinar Laser (Low Power Laser) Berfungsi Untuk Mengurangi Nyeri, Pembengkakan, Peradangan Dan Menstimulasi Perbaikan Jaringan

        .Terapi Ultrasound Memberikan Efek Termal Yang Berfungsi Melancarkan Dan Meningkatkan Aliran Darah Ke Area Yang Nyeri Dan Juga Efek Mekanik (Pijatan) Yang Akan Merelaksasikan Kekakuan Jaringan Yang Alami Kelainan Dan Mempercepat Proses Penyembuhan Dan Regenerasi Jaringan.

    • Saya Sudah Sering Di Terapi Menggunakan Alat-Alat Fisioterapi Dan Tidak Ada Hasilnya. Bermanfaatkah Terapi Alat Tersebut?

        Bermanfaat Tidaknya, Tergantung Dari Keteraturan Terapi Dan Juga Penentuan Dosis Terapi Yang Tepat Untuk Kelainan Yang Diderita.

        Umumnya Dokter Akan Menentukan Dosis Terapi Alat Seperti Halnya Dokter Meresepkan Dosis Terapi Obat Oral (Obat Yang Diminum). Kemampuan Para Dokter Tsb Ditentukan Oleh Pengalamannya, Sehingga Mereka Bisa Dengan Tepat Meracik Dosis Terapi Yang Sesuai Dengan Kelainan Penderita, Meskipun Alat” Yang Digunakan Hampir Sama Di Semua Tempat Terapi Rehab Medik.

        Kombinasi Alat, Dosis Dan Cara Terapinya Menjadi Kunci Keberhasilan Terapi Alat Tsb

        Setiap Alat Dapat Kita Atur Untuk Dosis Terapinya, Tergantung Jaringan Tubuh Mana Yang Terkena, Ketebalan Ototnya, Dan Jenis Kelainannya. Jadi Setiap Orang Akan Mendapatkan Dosis Yang Berbeda, Meski Alat Yang Digunakan Sama.

    • Apakah Terapi Di Flex Free Hanya Menggunakan Alat-Alat Fisioterapi ?

        Yang Kami Berikan Bukan Hanya Tindakan Fisioterapi Menggunakan Alat”, Tetapi Tindakan Komplit Rehabilitasi Muskuloskeletal.

        Setiap Pasien Yang Datang Akan Diperiksa Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi, Dan Ditentukan Tindakan Medis Apa Yang Tepat Untuk Anda. Apakah Berupa Pemberian Obat, Injeksi, Pemeriksaan Khusus, Fisioterapi, Latihan, Edukasi, Dan Kami Akan Mencarikan Solusi Yang Paling Tepat Untuk Anda Karena Tidak Semua Orang Dan Semua Penyakit Sama.

        Satu Hal Lagi, Kami Mempelajari Tentang Biomekanika Dan Ilmu Kinesiologi Tubuh. Kami Memahami Bagaimana Tubuh Bergerak, Bagian” Tubuh Mana Saja Yang Terlibat, Dan Kami Juga Mengerti Bagaimana Aktifitas Atau Gerakan Tubuh Yang Baik Dan Benar Agar Mengurangi Risiko Terjadinya Masalah Dengan Alat” Gerak Tsb.

        Dengan Dasar Ilmu Biomekanika Dan Kinesiologi, Kami Tidak Hanya Mengobati Keluhan Pasien Dengan Obat”An Dan Terapi Dengan Alat, Namun Juga Melatih Dan Memberikan Informasi Yang Benar Tentang Aktifitas Fisik Yang Baik Dan Benar, Termasuk Memberikan Latihan Fisik Yang Penting Dan Harus Dikerjakan Pasien Di Rumah Untuk Melatih Kekuatan Otot- Tulang-Sendi Dan Kelenturannya

  • 2. Cara Berobat Ke Flex Free ?

    • Bagaimana Cara Berobat Ke Flex Free ?

        Silakan Menghubungi Kontak Yang Kami Sertakan Di Web Kami Untuk Membuat Janji Terlebih Dahulu. Agar Tim Kami Dapat Menjadwalkan Kedatangan Bapak/Ibu/Saudara Sesuai Dengan Perkiraan Waktu Yang Tersedia. Sebaiknya Hadir Minimal 15 Menit Sebelum Waktu Yang Dijadwalkan.

        Namun Kadang Jadwal Periksa Anda Dapat Sedikit Tertunda, Karena Kadang Dokter Kami Membutuhkan Waktu Yang Lebih Lama Untuk Melakukan Pemeriksaan Agar Diperoleh Hasil Yang Tepat.

    • Berapa Biaya Untuk Berobat Ke Flex Free ?

        Biaya Konsultasi Dengan Kisaran Rp. 200.000 – Rp. 250.000, Sementara Biaya Terapi Berkisar Mulai Dari Rp. 100.000 Hingga Rp. 500.000. Total Jumlah Tergantung Jenis Kelainan Yang Diderita Dan Terapi Yang Diresepkan Dokter.

    • Apakah Flex Free Sudah Bekerja Sama Dengan Asuransi Kesehatan Atau Bpjs ?

        Untuk Saat Ini Kami Belum Melakukan Kerjasama Dengan Asuransi Kesehatan Ataupun Bpjs.

  • 3. Regenerative Treatment ?

    • Apa Itu Regenerative Treatment ?

        Regenerative Treatment Adalah Pengobatan Yang Bertujuan Untuk Menumbuhkan Kembali Sel-Sel Tubuh Yang Rusak Dan Membuatnya Berfungsi Seoptimal Mungkin..

        Dalam Bidang Muskuloskeletal, Yang Termasuk Regenerative Medicine Adalah Prolotherapy Dextrose, Prp (Platelet Rich Plasma), Stem Cell (Sel Punca), Dan Sebagainya.

        Nyeri Dan Gangguan Di Otot & Sendi (Tendo, Ligamen, Meniskus, Tulang Rawan, Kapsul Sendi) Umumnya Disebabkan Oleh Kerusakan Jaringan, Bukan Hanya Radang Atau Penyebab-Penyebab Lain. Pengobatan Yang Paling Tepat Untuk Bagian Tubuh Yang Rusak Adalah Memperbaiki Bagian Yang Rusak Tersebut Dengan Merangsang Pertumbuhan Kembali Jaringan Itu Dan Mengoptimalkan Kembali Fungsi Sel-Sel Yang Rusak.

        Tehnik Ini Merupakan Solusi Dan Harapan Bagi Orang-Orang Yang Memiliki Kerusakan Jaringan Yang Masih Bisa Diperbaiki, Dengan Memicu Dan Meningkatkan Proses Penyembuhan Alami Tubuh (Regenerasi Jaringan).

    • Apakah Prolotherapy Itu ?

        Prolotherapy Adalah Tindakan Injeksi Untuk Merangsang Pemulihan Jaringan Yang Rusak. Jadi Dibuat Tumbuh Kembali, Tidak Hanya Dihilangkan Nyerinya. Jika Jaringan Yang Rusak Telah Tumbuh Dengan Baik Maka Nyeri Akan Hilang Dengan Sendirinya.

    • Adakah Efek Samping Prolotherapy ?

        Tindakan Prolotherapy Menimbulkan Reaksi Radang Mirip Imunisasi.

        Jika Bayi Diimunisasi Akan Demam Seluruh Tubuh. Jika Di Prolotherapy Akan Demam Lokal Di Lokasi Injeksi, Kadang Disertai Kaku Dan Nyeri. Reaksi Demam Lokal Ini Berbeda Tiap Orang, Ada Yang Ringan Saja, Ada Juga Yang Tidak Enak Sekali. Biasanya Berlangsung 1-4 Hari, Kadang Bisa Hingga 5-7 Hari. Jika Nyeri Dan Kaku Mengganggu Kegiatan Anda, Anda Dapat Mengkonsumsi Obat Yang Diresepkan.

    • Berapa Lama Efek Prolotherapy Diharapkan Muncul ?

        Injeksi Prolotherapy Harus Dilakukan Beberapa Kali, Diulang Setiap 3-4 Minggu, Untuk Mencapai Tingkat Penyembuhan Yang Diinginkan. Kadang Setelah 2-3 Kali Injeksi Anda Akan Merasakan Nyeri Hilang Atau Berkurang Jauh, Tetapi Tetap Butuh Beberapa Kali Injeksi Untuk Pemulihan Jaringan.

        Prolotherapy Membutuhkan Pengulangan, Dimana Jumlah Pengulangan Dan Tenggang Waktu Pengulangan Tergantung Penyakit/Kerusakan Jaringan Yang Terjadi, Beratnya Kerusakan Yang Terjadi, Serta Jenis Prolotherapy Yang Digunakan.

        Tindakan Prolotherapy Tidak Menghilangkan Nyeri Secara Instant, Malah Dapat Menimbulkan Reaksi Inflamasi Pada Beberapa Hari Pasca Injeksi.

    • Apakah Boleh Mengkonsumsi Obat Penghilang Nyeri Setelah Di Prolotherapy ?

        Obat Penghilang Nyeri Yang Mengandung Kortikosteroid Atau Nsaid (Non Steroid Anti Radang) Tidak Dianjurkan Pada Awal-Awal Post Injeksi, Karena Dapat Menurunkan Reaksi Radang Yang Segaja Dipicu Untuk Proses Pemulihan.

        Umumnya Dokter Yang Melakukan Tindakan Prolotherapy Akan Membekali Resep Obat Penghilang Nyeri Yang Cukup Aman Dan Tidak Mengganggu Proses Radang Yang Berlangsung.

        Jika Harus Ke Dokter Lain Saat Menjalani Program Terapi Prolotherapy, Katakan Kepada Dokter Bahwa Anda Sedang Menjalani Terapi Prolotherapy Agar Dokter Tidak Meresepkan Nsaid Atau Steroid Jika Masih Bisa Diberikan Subtitusinya.

    • Kondisi-Kondisi Apa Sajakah Yang Bisa Dilakukan Tindakan Prolotherapy ?

        Indikasi Tindakan Prolotherapy Adalah Gangguan Sendi Degeneratif Termasuk Osteoartritis Dan Spondilosis, Kerusakan Ligamen, Kerusakan Tendon Seperti Tendinopati Termasuk Tendinosis, Tendinitis Dan Robekan Derajat 1 Dan 2, Kerusakan Sendi Akibat Kerusakan Ligamen, Labrum, Meniskus Dan Beberapa Kondisi Lain Seperti Sindroma Nyeri Myofasial, Fibromyalgia, Sindroma Nyeri Pasca-Operatif, Dan Sidroma Nyeri Patello-Femoral Atau Setelah Prosedur Operasi Perbaikan Robekan Tendo Atau Ligamen.

        Tanyakan Pada Dokter Tentang Penyakit Anda Dan Kemungkinannya Untuk Mendapatkan Tindakan Prolotherapy.

    • Apakah Dengan Terapi Prolotherapy Pasti Akan Sembuh ?

        Tindakan Prolotherapy Bertujuan Untuk Merangsang Pemulihan Jaringan Yang Rusak. Jadi Jaringan Yang Rusak Dibuat Tumbuh Kembali, Tidak Hanya Dihilangkan Nyerinya.

        Selama Proses Pemulihan, Akan Diawali Dengan Timbulnya Proses Peradangan Yang Akan Memicu Timbulnya Nyeri. Beberapa Hal Harus Diperhatikan Agar Proses Peradangan Ini Tidak Terganggu Seperti Penggunaan Obat-Obat Anti Nyeri Dan Anti Radang, Jamu-Jamuan Untuk Asam Urat/Rematik Yang Umumnya Mengandung Steroid, Tentang Istirahat Dan Mulai Aktifitas Fisik.

        Daftar Catatan Dokter Untuk Hal-Hal Yang Boleh Dilakukan Dan Yang Tidak Boleh Dilakukan (Do & Don’t) Akan Sangat Mempengaruhi Proses Pemulihan Jaringan, Termasuk Keteraturan Jadwal Pengulangan Terapi.

        Tingkat Kesembuhan Tergantung Dari Keteraturan Jadwal Pengulangan Terapi Dan Kepatuhan Pasien

    • Setelah Suntik Prolotherapy, Kenapa Tambah Sakit ?

        Prolotherapy Menimbulkan Reaksi Radang Mirip Imunisasi.

        Jika Bayi Diimunisasi Akan Demam Seluruh Tubuh. Jika Di Prolotherapy Akan Demam Lokal Di Lokasi Injeksi, Kadang Disertai Kaku Dan Nyeri. Reaksi Demam Lokal Ini Berbeda Tiap Orang, Ada Yang Ringan Saja, Ada Juga Yang Tidak Enak Sekali. Biasanya Berlangsung 1-4 Hari, Kadang Bisa Hingga 5-7 Hari. Jika Nyeri Dan Kaku Mengganggu Kegiatan Anda, Anda Dapat Mengkonsumsi Obat Yang Diresepkan.

    • Setelah Prolotherapy, Kenapa Masih Sakit ?

        Tindakan Prolotherapy Tidak Menghilangkan Nyeri Secara Instant, Malah Dapat Menimbulkan Reaksi Inflamasi (Peradangan) Pada Beberapa Hari Pasca Injeksi

        Prolotherapy Membutuhkan Pengulangan, Dimana Jumlah Pengulangan Dan Tenggang Waktu Pengulangan Tergantung Penyakit/Kerusakan Jaringan Yang Terjadi, Beratnya Kerusakan Yang Terjadi, Serta Jenis Prolotherapy Yang Digunakan.

        Kadang Setelah 2-3 Kali Injeksi Anda Akan Merasakan Nyeri Hilang Atau Berkurang Jauh, Tetapi Tetap Butuh Beberapa Kali Injeksi Untuk Pemulihan Jaringan.

    • Berapa Total Biaya Yang Harus Saya Keluarkan Untuk Tindakan Prolotherapy ?

        Sulit Menentukan Total Biaya Yang Harus Anda Keluarkan Untuk Menjalani Program Tindakan Prolotherapy, Karena Jumlah Pengulangan Tindakan Tergantung Dari Tingkat Kerusakan Jaringan Yang Terjadi Dan Tingkat Keparahannya.

    • Apakah Semua Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Dapat Melakukan Tindakan Prolotherapy Ini ?

        Bisa Ya Bisa Tidak, Mengingat Tindakan Prolotherapy Banyak Digunakan Untuk Memulihkan Jaringan Rusak Yang Berhubungan Dengan Alat Gerak (Muskuloskeletal), Bisa Jadi Tidak Semua Dokter Rehabilitasi Melakukannya.

        Umumnya Hanya Dokter Spesialis Rehab Di Bidang Tulang Otot Sendi (Muskuloskeletal) Seperti Kami Yang Melakukannya.

        Dan Di Tempat Kami, Tindakan Prolotherapy Selalu Dipandu Dengan Bantuan Usg Muskuloskeletal, Sehingga Lokasi Obat Yang Disuntikkan Dapat Tepat Sasaran Dan Tidak Mengenai Jaringan Lain Seperti Pembuluh Darah Dan Saraf. Keamanan Terjamin Dan Ketepatan Sasaran Lokasi Suntik Juga Terjaga.

  • 4. Usg Muskuloskeletal ?

    • Apakah Usg Muskuloskeletal Itu ?

        Ultrasonografi (Usg) Muskuloskeletal Adalah Alat Ultrasonografi Pada Umumnya, Hanya Memiliki Kekhususan Pada Salah Satu Komponen, Yang Digunakan Untuk Pemeriksaan Otot, Tulang, Sendi, Tulang Rawan Sendi, Tendon Dan Jaringan Lunak Sekitar Sendi (Muskuloskeletal).

    • Apa Pentingnya Pemeriksaan Usg Pada Kelainan Muskuloskeletal ?

        Kadang Beberapa Gangguan Atau Kelainan Pada Sistem Alat Gerak (Muskuloskeletal) Sulit Ditentukan Hanya Dengan Pemeriksaan Fisik Saja. Contohnya Nyeri Di Sendi Bahu Atau Di Sendi Lutut. Begitu Kompleksnya Jaringan Pembentuk Organ-Organ Tersebut, Sehingga Untuk Memastikan Jaringan Yang Mengalami Masalah, Diperlukan Alat Bantu Diagnostik Karena Masalah Bisa Disebabkan Oleh Bagian Tubuh Tertentu, Dimana Bagian-Bagian Tersebut Saling Berdekatan Dan Tumpang Tindih

        Dengan Usg, Kami Dapat Menentukan Secara Pasti Otot Dan Jaringan Lain Yang Bermasalah, Lokasi Tepatnya Dan Jenis Kelainannya

        Di Sisi Lain Usg Membantu Kami Melakukan Injeksi Di Beberapa Tempat Yang Membutuhkan Ketepatan Lokasi, Sehingga Obat Langsung Dapat Tertuju Pada Organ Yang  Sakit Sementara Organ” Yang Seharusnya Dihindari Seperti Syaraf Dan Pembuluh Darah Aman

    • Apa Bedanya Usg Muskuloskeletal Dengan Usg Yang Biasa Dilakukan Pada Ibu Hamil ?

        Prinsip Kerjanya Sama, Namun Memiliki Kekhususan Pada Salah Satu Komponen, Yang Digunakan Khusus Untuk Pemeriksaan Otot, Tulang, Sendi, Tulang Rawan Sendi, Tendon Dan Jaringan Lunak Sekitar Sendi (Muskuloskeletal).

        Tidak Semua Dokter Dapat Melakukan Pemeriksaan Usg Muskuloskeletal

        Untuk Mengoperasikan Alat Usgnya, Semua Dokter Mungkin Bisa. Namun Untuk Melakukan Pemeriksaan Yang Difokuskan Pada Masalah Otot Dan Jaringan Lunak Lainnya Pasti Tidak. Setiap Dokter Memiliki Bidang Ilmu Yang Berbeda, Sehingga Fokusnya Akan Berbeda” Pula.

        Dibutuhkan Pelatihan Khusus Dan Pengalaman Dalam Melakukan Pemeriksaan Ultrasonografi Pada Jaringan Lunak Sehingga Pemeriksaan Ultrasonografi Ini Sangat Tergantung Pada Keahlian, Kemampuan Dan Pengalaman Operatornya (Operator Dependent).

    • Apakah Di Flex Free Tersedia Pemeriksaan Usg Muskuloskeletal ?

        Ya, Tersedia. Usg Merupakan Alat Pemeriksaan Penunjang Yang Sangat Diperlukan Untuk Melihat Secara Langsung Lokasi Kelainan.

    • Apakah Pemeriksaan Usg Tsb Harus Dilakukan Di Klinik Flex Free ?

        Sebenarnya Tidak. Namun Bagi Dokter Kami, Usg Merupakan Alat Pemeriksaan Pe Nunjang Yang Sangat Diperlukan Untuk Melihat Secara Langsung Lokasi Kelainan.

        Usg Memiliki Sifat Real Time, Sehingga Saat Pemeriksaan, Dokter Dapat Meminta Pasien Untuk Menggerak-Gerakan Alat Gerak Yang Mengalami Masalah, Agar Tendon, Massa Otot Dan Jaringan Lain Yang Bermasalah Akan Lebih Jelas Terlihat Dengan Pengaruh Berbagai Gerakan Tersebut.

        Jadi  Akan Sulit Bagi Dokter Kami Untuk Memastikan Lokasi Kelainan Secara Tepat Apabila Pemeriksaan Usg Dilakukan Di Tempat Lain.

    • Berapa Biaya Yang Dibutuhkan Untuk Pemeriksaan Usg Tersebut ?

        Kisaran Biaya Pemeriksaan Usg Sebesar Rp. 350.000 Hingga Rp. 550.000.

  • 5. Fisioterapi Dan Terapi Alat ?

    • Kapan Saya Perlu Fisioterapi ?

        Fisioterapi Atau Sering Juga Disebut Sebagai Terapi Fisik, Adalah Bagian Dari Rehabilitasi Medis Yang Erat Kaitannya Dengan Penanganan Kelainan Fisik Dengan Mengoptimalkan Gerakan Dan Fungsi. Istilah Fisoterapi Sering Dipakai Bergantian Dengan Terapi Fisik.

        Ketika Anda Mengalami Gangguan Tulang-Otot & Sendi Pada Kerangka Tubuh Dan Alat Gerak, Sebaiknya Segera Menjalani  Fisioterapi (Terapi Fisik) Agar Terhindar Dari Keluhan Berulang Dan Kecacatan

        Tujuan Utama Fisioterapi Adalah Untuk Mengembalikan Fungsi Gerak Tubuh Setelah Terkena Penyakit Atau Cedera. Jika Tubuh Menderita Penyakit Atau Cedera Permanen, Maka Fisioterapi (Terapi Fisik) Dapat Diprioritaskan Untuk Mengurangi Dampaknya.

        Agar Keluhan Tidak Berulang Dan Terhindar Dari Cacat Fisik, Sejak Awal Keluhan, Dokter Akan Memberikan Saran Untuk Meningkatkan Kesehatan Dan Kesejahteraan Pasien Secara Umum Yang Meliputi Terapi Manual, Terapi Menggunakan Alat, Latihan Fisik Dan Latihan Lain Sesuai Kebutuhan.  Pendekatannya Bersifat Menyeluruh Dengan Melihat Kondisi Pasien Secara Menyeluruh, Tidak Hanya Pada Salah Satu Bagian Tubuh Saja.

        Jenis Latihan Fisik Yang Berbeda Akan Diresepkan Untuk Masing-Masing Pasien, Tergantung Dari Kebutuhan Pasien Tersebut. Latihan Fisik Ditujukan Untuk Memperkuat Bagian Tubuh Yang Terkena Dan Mendorong Pasien Untuk Bergerak, Melatih Tehnik Beraktifitas Atau Berolahraga Yang Benar Agar Terhindar Dari Cedera Berulang, Latihan Untuk Untuk Penguatan & Peregangan Otot, Dll.

    • Berapa Lama Biasanya Waktu Yang Dibutuhkan Untuk 1 Kali Terapi ?

        Untuk Terapi Minimal Dibutuhkan Waktu Sekitar 1-1,5 Jam Per Pasien, Tergantung Jenis Terapi Yang Direkomendasikan Dokter Untuk Penyakit Anda.

        Sementara Untuk Konsultasi Pasien Baru, Umumnya Lebih Lama, Karena Selain Dokter Harus Benar” Teliti Dalam Melakukan Pemeriksaan Dan Mengeksplore Segala Kemungkinan Penyebabnya, Dokter Juga Akan Memberikan Banyak Penjelasan Mengenai Hal” Yang Harus Dilakukan Dan Yang Tidak Boleh Dilakukan Pasien Di Rumah.

    • Berapa Kali Umumnya Pasien Harus Menjalani Terapi ?

        Tergantung Jenis Kelainan. Bisa Saja Setelah Konsultasi, Kami Tidak Melihat Perlunya Terapi, Karena Kelainannya Tidak Terlalu Serius Sehingga Hanya Perlu Diistiirahatkan Sejenak Disertai Edukasi Tentang Latihan Fisik Yang Penting Untuk Mencegah Masalah Berlanjut.

        Sementara Ada Pasien Yang Kami Rekomendasikan Terapi Sebanyak 4, 6, 8 Hingga 12 Kali Sebagai 1 Seri Terapi. Semua Itu Tergantung Tingkat Keparahan Dan Keteraturan Dalam Menjalani Terapi.

    • Mengapa Terapi Harus Berulangkali Dan Cukup Lama ?

        Sistim Muskuloskeletal Sangat Rentan Mengalami Cedera Yang Diakibatkan Oleh Gerakan Berulang Yang Sering Dilakukan Saat Bekerja, Berolahraga Atau Melakukan Hobby, Atau Juga Sering Tanpa Disadari Kita Melakukan Aktifitas Dengan Cara Yang Salah, Yang Semuanya Dapat Memicu Timbulnya Masalah Atau Memperberat Masalah Yang Sebenarnya Sudah Ada

        Penyakit Atau Keluhan Di Bidang Muskuloskeletal Berkaitan Dengan Alat Gerak, Yang Berfungsi Untuk Bergerak, Segala Sesuatunya Dikaitkan Dengan Aktifitas Harian Pasien Yang Setiap Harinya Tidak Sama Dan Berbeda” Untuk Setiap Orang.

        Prinsip Utama Adalah Mengistirahatkan Jaringan Lunak Yang Alami Masalah Agar Dapat Sembuh, Namun Karena Tetap Digunakan Untuk Beraktifitas, Maka Penyembuhan Menjadi Relatif Lebih Lama Dari Penyakit” Lainnya.

        Manifestasi Utama Keluhan Sistim Muskuloskeletal Adalah Rasa Tidak Nyaman Atau Nyeri/Sakit Baik Dlm Kondisi Diam (Istirahat) Ataupun Saat Digerakkan.

        Saat Nyeri Hilang, Masalah Belum Tentu Hilang Dan Dibutuhkan Evaluasi Yang Teratur Untuk Memantau Perbaikan Proses Yang Terjadi Agar Tidak Kambuh Dalam Waktu Dekat

    • Apakah Ada Aturan Tertentu Dalam Menjalani Terapi Yang Sudah Ditetapkan ?

        Aturan Tertentu Tidak Ada. Namun Dari Rangkaian Seri Terapi Yang Sudah Kami Tetapkan, Sebaiknya Dilakukan Secara Teratur, 2-3 Kali Dalam Seminggu.

        Keteraturan Terapi (2-3 Kali/Seminggu) Penting Untuk Lebih Memaksimalkan Hasil

    • Mengapa Terapi Harus Teratur Seminggu 2 – 3 Kali ?

        Hal Ini Sama Ketika Kita Sakit Batuk Dan Pilek, Dokter Merekomendasikan Obat Yang Harus Diminum 3 Kali Sehari. Dengan Keteraturan Terapi, Hasil Akan Lebih Nyata, Namun Apabila Anda Minum Obat Hanya 1-2 Kali Sehari Dengan Jadwal Seingat Anda (Karena Sering Lupa), Ya Pasti Hasilnya Juga Akan Lambat.

        Bagaimana Efektifitas Terapi Bila Anda Hanya Minum Obat 1 Kali, Sementara Dokter Meresepkan 3 Kali Sehari Untuk Penyakit Anda?

        Dan Seperti Yang Sudah Kami Sampaikan, Otot, Tulang Dan Sendi Adalah Alat Gerak Yang Selalu Aktif Digerakkan, Yang Artinya, Setiap Saat Bagian-Bagian Tubuh Tersebut Akan Dibebani Dengan Gerakan-Gerakan Aktif, Yang Bisa Saja Memperberat Kelainan Yang Ada, Dampaknya Adalah Saat Terapi Pertama Belum Memberikan Hasil Maksimal, Organ” Tsb Sudah Dibebani Lagi Dengan Gerakan”, Yang Tentu Saja Akan Mengurangi Efektifitas Terapi Yang Pertama, Dst. Dan Bila Jarak Terapi Pertama Dan Kedua, Dst Terlalu Jauh, Maka Efektifitas Terapi Tidak Akan Terlihat Jelas.

        Di Sisi Lain Dokter Juga Dapat Secara Teratur Memantau Perkembangan Penyakit Dan Kondisi Pasien, Terlebih Apabila Timbul Suatu Masalah Atau Keluhan Baru, Baik Yang Berdiri Sendiri Atau Saling Berhubungan Dengan Penyakit Sebelumnya, Sehingga Dokter Dapat Cepat Menentukan Solusinya.

    • Apakah Bila Kita Terapi Secara Teratur Sesuai Anjuran Dokter Pasti Akan Sembuh ?

        Kesembuhan Tergantung Dari Pasien Juga. Selain Dari Terapi Obat Dan Alat, Biasanya Kami Juga Akan Mengajarkan Pasien” Kami Tentang Latihan Fisik (Exercise) Yang Harus Dijalani.

        Tujuan Latihan Ini Adalah Untuk Mencegah Keluhan Atau Masalah Timbul Kembali. Karena Sebagian Besar Keluhan Atau Masalah Yang Terjadi Di Sistim Gerak Tubuh Akibat Beban Kerja Tubuh Yang Berulang Dan Salah.

        Jadi Meskipun Terapi Sudah Dijalani Sesuai Dengan Instruksi, Namun Dalam Melakukan Aktifitas Sehari“ Kita Kembali Dengan Cara Yang Salah, Keluhan Yang Sama Pasti Akan Muncul Lagi Atau Ketika Pasien Tidak Menjalankan Latihan Fisik Yang Diajarkan Dokter, Bisa Jadi Akan Timbul Masalah Lagi.

        Disamping Itu Adanya Perbedaan Kondisi Dan Daya Tahan Tubuh Sesorang Dan Juga Tingkat Keparahan Kelainan Yang Dialami Pasien, Juga Sangat Berpengaruh Pada Hasil Terapinya.

        Namun Prinsip Utama Kami, Kami Membantu Pasien Untuk Bisa Lebih Mandiri Dengan Kondisi Penyakitnya, Oleh Karenanya Kami Pasti Akan Memberikan Solusi Terbaik Bagi Pasien Dalam Memperbaiki Kualitas Hidupnya.

  • 6. Orthotic Dan Prosthetic ?

    • Apa Maksudnya Orthotic Dan Prosthetic ?

        Orthotic Dan Prosthetic Adalah Alat-Alat Yang Penting Dalam Menunjang Proses Pengobatan Dan Penyembuhan, Dan Membantu Penderita Untuk Menjalani Aktifitas Hariannya Se Optimal Mungkin Dengan Bantuan Alat-Alat Yang Ada, Seperti Stoking, Insole, Korset Dan Brace, Dll Dengan Berbagai Merek Dan Kegunaan.

    • Apakah Flex Free Menyediakan Alat-Alat Bantu Tsb ?

        Kami Mengusung Konsep One-Stop-Shop Dengan Mengajak Beberapa Pusat Layanan Dan Penyedia Alat-Alat Support Tersebut Agar Memberi Kemudahan Bagi Para Pasien Kami Dalam Mendapatkan Alat-Alat Support Yang Dibutuhkan.

        Setelah Dokter Meresepkan Jenis Alat Support Dan Cara Penggunaannya Sesuai Dengan Kebutuhan Pasien, Kami Akan Menghubungkan Anda Dengan Penyedia Alat Langsung Untuk Proses Tindak Lanjutnya. Jadi Kami Tidak Menjual Langsung Alat-Alat Tersebut.

    • Apakah Setiap Pasien Harus Memakai Alat Bantu Tersebut ?

        Tidak Semua Orang Membutuhkan Alat Bantu. Hal Ini Tergantung Kelainan Dan Kebutuhannya.

        Namun Adakalanya Seseorang Justru Membutuhkan Alat Bantu Tersebut Tanpa Disertai Terapi Yang Lain, Karena Alat Bantu Itulah Yang Dianggap Dapat Memperbaiki Kondisi Yang Ada Menurut Pertimbangan Dokter.

    • Seberapa Penting Kegunaan Alat-Alat Bantu Tsb ?

        Adakalanya Seseorang Justru Membutuhkan Alat Bantu Tersebut Tanpa Disertai Terapi Yang Lain, Karena Alat Bantu Itulah Yang Dianggap Dapat Memperbaiki Kondisi Yang Ada Menurut Pertimbangan Dokter.

        Contoh Kasus 1. Ada Pasien Yang Membawa Orang Tuanya Berobat Kepada Kami. Keluhannya Kesulitan Berjalan Dan Merasa Nyeri Apabila Dipaksakan Untuk Berjalan. Setelah Melalui Pemeriksaan, Kami Dapatkan Si Orangtua Tsb Mengalami Kelainan Di Lutut Yang Sudah Cukup Lama Dan Kelainnya Tidak Mungkin Diperbaiki Lagi Kecuali Harus Operasi. Namun Karena Si Orangtua Memiliki Beberapa Penyakit Yang Tdk Memungkinkan Dilakukan Operasi, Maka Kami Sarankan Membeli Alat Bantu Berupa Knee Brace Untuk Menopang Sendi Lutut Yang Sudah Rusak. Berjalan Waktu Beradaptasi Dengan Knee Brace Yang Digunakannya, Akhirnya Si Ibu Dapat Berjalan Sendiri Tanpa Bantuan Orang Lain Dan Keluhan Nyerinya Berkurang.    

        Contoh Kasus 2. Seorang Pasien Datang Berobat Dengan Keluhan Nyeri Di Daerah Pinggang Sdh Sejak 1 Tahun Yg Lalu. Setelah Melalui Pemeriksaan Dan Evaluasi Dan Terapi, Akhirnya Kami Melihat Akar Permasalahan Sebenarnya Karena Adanya Ketidakseimbangan Tubuh Pasien Saat Dia Berdiri. Pasien Pernah Mengalami Stroke Sekitar 2 Tahun Yang Lalu, Namun Sudah Sembuh Dari Strokenya, Namun Salah Satu Kakinya Mengalami Kemunduran Pertumbuhan Otot, Sehingga Ukuran Tidak Sama Antara Kanan Dan Kiri, Dan Ini Mempengaruhi Posisi Saat Pasien Berdiri. Hal Inilah Yang Menyebabkan Pasien Merasa Nyeri Di Pinggang, Yang Terjadi Akibat Ketidakseimbangan Posisi Tubuh Saat Berdiri Dan Beraktifitas. Akhirnya Kami Menyarankan Pasien Untuk Membeli Insole Untuk Kaki Yang Ukurannya Lebih Pendek, Sehingga Posisi Menjadi Sama Tinggi Saat Pasien Berdiri.

Share :

Sosial Media Flex Free Clinic

Ikuti perkembangan informasi terbaru melalui sosial media kami

Copyright © 2014 - www.flexfreeclinic.com